Cerdas di Dapur

Khusus untuk para wanita dan ibu rumah tangga, ada beberapa tips cerdas yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan kembali sisa makanan menjadi menu special yang tentunya juga enak digoyang di lidah.

1. Kerak nasi.

Ada berbagai macam cemilan yang dapat di buat dari kerak nasi, diantaranya:

Kerupuk

Kerak nasi yang telah mengeras ditaburi dengan garam dan dijemur dibawah sinar matahari selama paling kurang tiga hari. Taburan garam akan mencegah timbulnya jamur pada permukaan kerak nasi. Setelah betul-betul kering, kerak nasi tersebut digoreng di minyak yang panas sampai mengembang dan renyah. Tiriskan dan taburi lagi dengan garam agar rasanya lebih gurih.

Bakwan

Rendam kerak nasi yang keras dengan sedikit air selama lebih kurang dua menit agar menjadi lembek, kemudian tiriskan. Campurkan nasi kerak tersebut ke dalam adonan bakwan yang terdiri dari air, tepung terigu, irisan sayur-sayuran seperti wortel, kentang, jagung, daun seledri, dan daun bawang (anda juga bisa menambahkan sayuran lain sesuai dengan selera, seperti bunga kol, toge, dsb). Jangan lupa tambahkan garam, merica, bawang merah dan bawang putih yang telah dihaluskan, dan penyedap rasa secukupnya. Agar lebih nikmat dapat juga ditambahkan sebutir telur yang telah dikocok terpisah sebelumnya (saat pengocokan telur, tambahkan juga garam dan merica). Kemudian digoreng dalam minyak yang panas, tiriskan, dan sajikan dengan sambal tomat/cabe kesukaan anda.

Nasi Kerak yang telah direndam ditiriskan

Adonan nasi kerak

Bakwan nasi kerak siap disantap

2. Ampas santan (coconut milk residu)

Kalau anda sering memasak rendang, kuah lodeh, atau panganan makanan yang berhubungan dengan santan pasti tidak akan menyangka bahwa sisa ampas kelapa hasil remasan santan dapat digunakan lagi untuk kecantikan. Pati santan itu sendiri telah lama dikenal untuk kesehatan kulit kepala, dan membuat rambut lembut dan lebih berkilau. Nah, sisa ampas kelapa dari santan ternyata juga dapat dimanfaatkan sebagai lulur alami yang dapat membersihkan dan menghaluskan kulit. Untuk hasil yang maksimal, sisa ampas ini juga bisa ditambahkan madu, atau garam dapur. Madu akan memberikan moisturizer alami bagi kulit sedangkan garam akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati.

Ampas santan (Coconut milk residu) Photo : commons.wikimedia.org

3. Roti lapis (sandwich) berjamur

Terkadang kita lupa telah menelantarkannya di sudut meja dan tiba-tiba mendapatinya telah keras dan bernoda (berjamur). Saya rasa anda pasti setuju untuk segera melenyapkannya ke dalam tong sampah. Eits, tunggu dulu, roti yang telah berjamur itu ternyata bisa menjadi cemilan yang enak dan dijamin aman untuk dikonsumsi. Cukup ikuti langkah-langkah berikut:

Roti yang telah berjamur diolesi mentega di kedua sisi (Permukaan roti akan terlihat sedikit lebih kotor karena jamur-jamur tersebut bercampur dengan metega, but it’s okay) dan dipanggang di frying pan selama dua menit sampai berwarna kekuningan. Kemudian diangkat.

Ditempat yang terpisah, kocok dua butir telur, campurkan garam dan merica secukupnya. Ambil roti dan celupkan ke dalam kocokan telur. Pastikan telur merata di seluruh permukaan roti. Angkat roti perlahan-lahan dan goreng di dalam minyak panas seperti sedang menggoreng telur. Setelah berwarna kuning kecoklatan angkat dan tiriskan. Lakukan hal yang sama untuk setiap helaian roti yang lain.

Roti telur tersebut bisa langsung dimakan, dan bisa juga dijadikan sepeti sandwich dengan mengisi irisan tomat, keju, sosis, daun selada, bawang Bombay, mentimun, dan saus tomat/cabe (sesuai dengan selera masing-masing).

Roti lapis yang telah mengeras dan berjamur

Sim salabim… Roti keras nan berjamur telah disulap jadi martabak yang maknyus

Catatan : Roti yang telah berjamur masih berwarna putih kekuningan (lewat dua-tiga hari dari tanggal kedaluwarsa), tidak berlaku untuk jamur yang telah berwarna kuning pekat,  dan menghitam.

Semoga tips ini bermanfaat dan selamat mencoba.

Salam ibu cerdas😉

Ama Atiby

27 January 2011

About lovewatergirl

(Aku adalah aku... Tidak akan ada yang seperti aku...) Aku hanya akan menjadi diriku sendiri.
This entry was posted in Lifestyle and tagged . Bookmark the permalink.

5 Responses to Cerdas di Dapur

  1. Amazing post , I am trying to learn how to make my site this topical !

  2. Wow! This could be one particular of the most beneficial blogs We have ever arrive across on this subject. Basically Excellent. I’m also an expert in this topic so I can understand your hard work.

  3. It was fun visiting here. Wishing you a great day! I wish everyone have had a great day.

  4. I’m extremely impressed with your writing skills and also with the layout on your weblog. Is this a paid theme or did you customize it yourself? Anyway keep up the nice quality writing, it is rare to see a great blog like this one today..

  5. Career Guide says:

    Hello there, I discovered your web site by way of Google at the same time as searching for a comparable subject, your web site came up, it seems to be great. I have bookmarked it in my google bookmarks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s